<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dhiyaulhaq2000&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Sep 2009 22:25:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dhiyaulhaq2000.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dhiyaulhaq2000&#039;s Blog</title>
		<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/osd.xml" title="Dhiyaulhaq2000&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pameran lukisan Aura Dzikir: Abstrak nan religius</title>
		<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/pameran-lukisan-aura-dzikir-abstrak-nan-religius/</link>
		<comments>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/pameran-lukisan-aura-dzikir-abstrak-nan-religius/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 21:56:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhiyaulhaq2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/pameran-lukisan-aura-dzikir-abstrak-nan-religius/</guid>
		<description><![CDATA[Karya seni rupa religi muncul juga di bulan Ramadhan ini. Bentara Budaya Yogyakarta bekerjasama dengan Manajemen Sang Kyai kali ini menghadirkan lukisan-lukisan abstrak karya Kyai Haji Muhammad Fuad Riyadi, Pengasuh Pesantrean Roudhotul Fatihah, Wonokromo, Pleret, Bantul Yogyakarta. Tema pameran lukisan inipun begitu sangat agamais: Lukisan Sang Kyai, Aura Dzikir Kemunculan kali pertama Kyai Fuad Riyadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=66&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karya seni rupa religi muncul juga di bulan Ramadhan ini. Bentara Budaya Yogyakarta bekerjasama dengan Manajemen Sang Kyai kali ini menghadirkan lukisan-lukisan abstrak karya Kyai Haji Muhammad Fuad Riyadi, Pengasuh Pesantrean Roudhotul Fatihah, Wonokromo, Pleret, Bantul Yogyakarta. Tema pameran lukisan inipun begitu sangat agamais: Lukisan Sang Kyai, Aura Dzikir</p>
<p>Kemunculan kali pertama Kyai Fuad Riyadi dalam pameran tunggal di Bentara Budaya ini tidak hadir begitu saja karena saat ini bulan Ramadhan namun pameran ini adalah kritik si Kyai terhadap pelaksanaan ibadah Ramadhan yang dilakukan masyarakat saat ini yang hanya meningkat secara kuantitas dengan suasana meriah bahkan gegap gempita dengan menggunakan pengeras suara saat menyelenggaraan ibadah padahal hal tersebut adalah praktek pemaksaaan pendengaran bahkan teror (suara) terhadap orang lain.</p>
<p>Lukisan-lukisan yang dibuat Kyai Fuad Riyadi bisa disebut bergenre abstrak. Penggolongan ini muncul dengan melihat tampilan-tampilan lukisan yang tidak menampilkan bentuk-bentuk obyek gambaran yang representatif.AA Nurjaman, Kurator pameran Aura Dzikir Kyai Fuad Riyadi ini, menerangkan lukisan karya Kyai Fuad menampilkan polesan cat akrilik dan plototan cat minyak di atas kanvas yang diratakan dengan jari-jari dan telapak tangan hingga membentuk bidang-bidang warna yang tercampur begitu saja.</p>
<p>Selain warna-warna asli (kuning, hijau, merah dan biru) terlihat pula warna tercampur langsung membentuk warna baru seperti violet, jingga dan coklat yang membentuk pohon, matahari atau keadaan alam yang tersusun dalam komposisi berirama,” kata Nurjaman.</p>
<p>Proses kreatif lukisan-lukisan abstrak Kyai Fuad Riyadi dilakukan dengan cara berdzikir pada waktu-waktu yang sangat ia pertimbangkan yaitu dalam suasana sangat hening dan diliputi kesendirian sehingga ia pun bisa tuntas melukisKyai Fuad Riyadi sendiri menerangkan proses kreatif yang ia lakukan dengan berdzikir (asketisme) sebagai proses menuangkan karya yang berisi energi positif tertinggi. Orang-orang yang saat berdzikir mampu mencapai tingkat ketenangan tertentu sebenarnya telah menempatkan dirinya sebagai penyebar cinta. Kyai kondang asal Bantul ini selalu berfikir terlebih dahulu tentang hasil lukisan yang telah ia buat. Tidak cukup setelah lukisan diselesaikan,maka proses melukis juga usai, namun ia membutuhkan waktu sekitar 40 hari lukisan tersebut dipajang di tempat ia berdzikir.</p>
<p>“Saya menjanjikan siapapun yang membeli koleksi luksan saya tidak akan kena santet,” tegas Kyai Fuad Riyadi.</p>
<p>Kyai muda ini sangat berharap ada orang yang mampu berada dalam level tertinggi dalam bermeditasi atau ada tokoh spiritual tingkat tinggi yang mampu mengungkapkan isi lukisan-lukisan yang ia buat. Untuk menjaga dari pretensi jahat yang datang pada lukisannya, Kyai yang mengaji agama sejak masa kanak-kanak ini menutup rapat semua hasil lukisannya dari tempat tinggalnya ke Bentara Budaya YogyakartaKyai Fuad Riyadi menerangkan beberapa karya lukisnya yang begitu kental dengan energi positif yang dapat memberikan keberuntungan bagi para pembeli lukisannya. Lukisan berjudul Naga Asa yang mendadak di beli Kapolres Sleman AKBP. Drs. Sudarmanto ia katakan mempunyai energi positif yang dapat membawa para pemimpin menjadi orang besar.</p>
<p>Saya khawatir ketika Bapak Kapolres Sleman membeli lukisan Naga Asa nanti ia jadi Kapolri,” jelas Kyai Fuad Riyadi.</p>
<p>Soal lukisan Naga Asa ini, menurut Nurjaman mendadak saja ada orang yang membeli lukisan berharga Rp370 juta sebelum pameran ini dibuka untuk umum.</p>
<p>Karya lain adalah Rindu Orang Sholeh yang menggambarkan kekangenan Kyai Fuad Riyadi kepada Syekh Zaini Abdul GAni Martapura Kalimantan Selatan, seorang kyai yang mempunyai banyak teman dari non Islam.Penikmat seni Sri Harjanto Sahid memberikan saran untuk menikmati lukisan dengan genre abstrak yaitu melihat lukisan abstrak tersebut dengan pikiran kosong atau tanpa membawa perasaan apapun dan biarkan mata hati dan mata bathin yang bekerja menikmati lukisan-lukisan abstrak tersebut.</p>
<p>Sri Harjanto Sahid menilai karya-karya lukisan abstrak Kyai Fuad Riyadi sudah melalui proses eksplorasi yang benar tapi masih mentah dalam hal penggarapan warna lukisan. Tapi, menurut pemilik 600 lukisan ini, karena kyai Fuad Riyadi ini masih baru dalam melukis nanti pada prosesnya akan bisa menemukan cara melukis yang tepat buat dirinya.</p>
<p>“Karena untuk melengkapi karya-karya seni yang dibuat menjadi sempurna butuh waktu juga,” kata Sri Harjanto Sahid.(The Real Jogja/joe)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=66&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/pameran-lukisan-aura-dzikir-abstrak-nan-religius/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4251bc0de2369e1e33ecb314aef087ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhiyaulhaq2000</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemeran Lukisan Aura Dzikir Lewat Goresan Absrak Kyai Fuad</title>
		<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/pemeran-lukisan-aura-dzikir-lewat-goresan-absrak-kyai-fuad/</link>
		<comments>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/pemeran-lukisan-aura-dzikir-lewat-goresan-absrak-kyai-fuad/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 21:36:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhiyaulhaq2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/pemeran-lukisan-aura-dzikir-lewat-goresan-absrak-kyai-fuad/</guid>
		<description><![CDATA[Kompas/Lukas Adi Prasetya / Minggu, 13 September 2009 &#124; 21:32 WIB KOMPAS.com &#8211; Lukisan mestinya bukan semata goresan yang indah secara visual ditangkap mata. Lukisan akan kaya makna dan memancarkan aura positif bagi mata yang memandang, apabila ada perenungan spiritual dalam proses pembuatannya. Dzikir adalah salah satu cara perenungan spiritual yang dilakukan KH Muhammad Fuad [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=63&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kompas/Lukas Adi Prasetya<br />
/</p>
<p>Minggu, 13 September 2009 | 21:32 WIB</p>
<p> KOMPAS.com &#8211; Lukisan mestinya bukan semata goresan yang indah secara visual ditangkap mata. Lukisan akan kaya makna dan memancarkan aura positif bagi mata yang memandang, apabila ada perenungan spiritual dalam proses pembuatannya. Dzikir adalah salah satu cara perenungan spiritual yang dilakukan KH Muhammad Fuad Riyadi (38).</p>
<p>Fuad yang adalah Pengasuh Pondok Pesantren Rudlotul Fatihah, Pleret Bantul, ini menggelar lukisan-lukisan abstraknya dalam Pameran Aura Dzikir, di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY). Pameran tersebut berlangsung Sabtu (12/9) hingga Kamis (17/9).</p>
<p>Fuad sudah melukis sejak remaja. Namun dalam jagad pameran, bisa dibilang ini pameran awalnya. Demikian juga cara dia mencari ilham dan mood untuk mulai menggoreskan kuas, yakni dengan berdzikir. Cara yang sungguh unik, namun Fuad punya alasan kuat.</p>
<p>&#8220;Lukisan pasti mempunyai aura, dan aura itu memengaruhi mata. Jika proses pembuatannya dilingkupi aura negatif, aura yang terpancar juga akan negatif. Dzikir memberi aura positif, kedamaian, kegembiraan, keindahan, dan mencerahkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Aura lukisan memang sulit dicerna orang awam. Namun Fuad menyakini aura itu ada. &#8220;Seandainya Dalai Lama (tokoh spiritual) muncul di sini (BBY) dan melihat karya saya, maka dia pasti merasakan aura lukisan saya,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Banyak aura lukisan yang jahat, karena ada jin didalamnya,&#8221; tambah dia.</p>
<p>Sri Harjanto Sahid, pengamat seni, mengemukakan, proses kreatif dengan berdzikir, bisa menghasilkan karya yang auranya kuat dan berdampak dasyat. Dampak itu dirasakan oleh penikmat lukisan. Si pelukis yang berdzikirnya sudah kencang sekalipun, kadar merasakan auranya bisa malah datar-datar saja. Dengan kata lain, lukisan yang bagus, lebih cerdas dari pelukisnya.</p>
<p>Kyai Fuad melukis dengan berproses dzikir, belum ada setahun ini. Lukisannya kaya garis, kaya warna, kaya nuansa, dan ada auranya. Namun karena kyai masih dalam tahap eksperimen melukis, lukisannya masih banyak mengusung warna-warna mentah, kurang berani mencampuradukkan aneka warna. &#8220;Tapi saya yakin dia sedang menuju ke tahap itu, dan dia akan sampai,&#8221; ujar Sri yang juga kolektor, pelukis, dan sastrawan ini.</p>
<p>Fuad mengatakan, ia baru menggoreskan kuas ketika mendapat ilham dan ada yang menggerakkan, saat berzikir atau habis berdzikir. Jika ilham hilang, kuas mesti diletakkan, dan kegiatan melukis dilanjutkan keesokan hari , atau sampai hari ketika ilham itu datang. Karena itulah, ada lukisan yang rampung dikerjakan dalam dua hari, tapi ada juga yang sampai enam bulan.</p>
<p>&#8220;Setiap lukisan saya, minimal 40 hari harus saya pajang di tempat saya berdzikir. Dalam benak saya, itu agar lukisan saya merekam lantunan dzikir saya, dan menyerap aura positif dari dzikir saya. Proses ini, bagi saya, penting,&#8221; katanya.</p>
<p>Proses membawa lukisan Fuad ke ruang pameran, atau dari ruang pameran ke rumah pembeli, pun tergolong ribet. Lukisan mesti dipaking, ditutup rapat dan didoakan sehingga tak mendapat serangan frekuensi jahat di tengah perjalanan. Hal tersebut, menurut kyai yang dikenal karena kevokalannya menentang pengeras suara di masjid ini, agar aura lukisan, dapat terjaga total.</p>
<p>Sebelum pameran dibuka, tiga lukisan Kyai Fuad sudah terjual. Takut Bakar Rumput yang dibanderol Rp 75 juta, dibeli seorang pengusaha. Naga Asa,yang dilabeli harga Rp 350 juta, dibeli seorang pejabat kepolisian di DIY. Lukisan ketiga, yakni Karena Kita Hanya Manusia Biasa, yang seharga Rp 250 juta, dibeli seorang caleg terpilih untuk DPR RI. (Lukas Adi Prasetya)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=63&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/pemeran-lukisan-aura-dzikir-lewat-goresan-absrak-kyai-fuad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4251bc0de2369e1e33ecb314aef087ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhiyaulhaq2000</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aura Dzikir Gaya Pak Kiai Fuad</title>
		<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/aura-dzikir-gaya-pak-kiai-fuad/</link>
		<comments>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/aura-dzikir-gaya-pak-kiai-fuad/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 21:35:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhiyaulhaq2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/aura-dzikir-gaya-pak-kiai-fuad/</guid>
		<description><![CDATA[Rabu, 16 September 2009 &#124; 12:49 WIB TEMPO Interaktif, Yogyakarta &#8211; “Yang kudamba, semoga segera bergembira”. Sebaris kalimat doa itu tergores di belakang kanvas lukisan bergaya abstrak berjudul “Pesta Kembang Api”. “Pesta Kembang Api” adalah satu dari 16 lukisan karya KH Muhammad Fuad Riyadi, 40 tahun, pengasuh pondok pesantren Roudlotul Fatihah, Plered, Bantul, yang kini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=62&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rabu, 16 September 2009 | 12:49 WIB</p>
<p>TEMPO Interaktif, Yogyakarta &#8211; “Yang kudamba, semoga segera bergembira”. Sebaris kalimat doa itu tergores di belakang kanvas lukisan bergaya abstrak berjudul “Pesta Kembang Api”. “Pesta Kembang Api” adalah satu dari 16 lukisan karya KH Muhammad Fuad Riyadi, 40 tahun, pengasuh pondok pesantren Roudlotul Fatihah, Plered, Bantul, yang kini sedang dipameran di Bentara Budaya Yogyakarta. Pameran bertajuk “Aura Dzikir” ini berlangsung 11-18 September 2009.</p>
<p>KH Muhammad Fuad Riyadi, alumnus Sastra Indonesia IKIP Negeri Yogyakarta tahun 1995, ini memang baru menekuni dunia seni lukis sejak awal 2009, sebagai bagian dari media dakwahnya. Itu sebabnya ia selalu menyertakan sebaris kalimat doa pada setiap lukisan hasil karyanya.</p>
<p>Gaya melukis sang Kiai ini cukup unik. Ia memelototkan cat merk Rembrant langsung dari tube ke jari-jari tangannya. Ia lalu menggoreskan cat di atas kain kanvas linen Inggris dengan jari dan telapak tangannya, diiringi suara dzikir dari laptop di sampingnya.</p>
<p>“Selama melukis, saya memamg harus on meditation. Tak boleh ada yang mengganggu selama saya melukis. Bahkan isteri dan anak-anak saya tak boleh mendekat selama saya melukis,” katanya.</p>
<p>Dzikir, jelasnya, adalah frekuensi positif yang sifatnya universal. Karenanya, lukisan yang sudah selesai dikerjakan akan digantung di pendopo pesantren selama 40 hari. Maksudnya agar lukisan itu menyerap energi positif dari dzikir dan pengajian yang setiap hari dilakukan di pendopo tersebut. Itu sebabnya, semua lukisan karya KH Muhammad Fuad Riyadi dipercaya memiliki aura penyembuhan.</p>
<p>“Pesta Kembang Api” yang selesai dikerjakan 20 Maret 2009 itu, misalnya, mampu memberikan efek penyembuhan bagi orang-orang yang sedang stres. Melalui lukisan yang mencitrakan kilatan-kilatan cahaya kembang api dengan warna dominan merah, kuning dan biru itu diharapkan bisa menjauhkan dari duka dan selalu mendatangkan kegembiraan.</p>
<p>Teknik melukis dengan jari dan telapak tangan itu, menurut KH Muhammad Fuad Riyadi, diadopsi dari teknik lukisan gua yang dilakukan manusia purba. Ia sengaja memilih gaya abstrak, karena menurutnya, lebih universal. Ia tak memilih jalur lukisan kaligrafi karena hanya bisa dinikmati orang-orang tertentu saja.</p>
<p>Namun, menurut kurator AA Nurjaman, lukisan KH Muhammad Fuad Riyadi tidak sepenuhnya abstrak. Beberapa diantaranya ada yang menampilkan obyek gambaran. Salah satunya adalah lukisan berjudul “Ziarah Pohon Siwalan” yang memang menampilkan citraan pohon siwalan yang tengah berbuah.</p>
<p>Nurjaman juga menangkap irama dzikir pada lukisan hasil karya KH Muhammad Fuad Riyadi. “Dzikir baginya menimbulkan getaran jiwa yang berinteraksi dengan Tuhan. Getaran itu harus ia ungkapkan secara langsung. Maka dalam proses melukis, ia tidak banyak mempergunakan alat,” tulis Nurjaman dalam pengantar kuratorialnya.</p>
<p>HERU CN </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=62&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/18/aura-dzikir-gaya-pak-kiai-fuad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4251bc0de2369e1e33ecb314aef087ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhiyaulhaq2000</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AKANKAH MANUSIA KALAH DENGAN ANJING?</title>
		<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/01/akankah-manusia-kalah-dengan-anjing/</link>
		<comments>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/01/akankah-manusia-kalah-dengan-anjing/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 16:03:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhiyaulhaq2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[ANJING MENGAJARKAN KEPADA KITA CARA MENGHARGAI, MENJADIKAN KITA MERASA PENTING DAN DIBUTUHKAN. DIA MEMPERLIHATKAN KEIKLASAN DAN TENTU SAJA SETIA. SIKAP PENUH KETELADANAN BINATANG INI SUDAH JARANG KITA DITEMUI. DUNIA DIPENUHI ORANG-ORANG MUNAFIK, MENANG SENDIRI DAN PARA PENJILAT. www.lidahwali.com<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=58&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>ANJING MENGAJARKAN KEPADA KITA CARA MENGHARGAI, MENJADIKAN KITA MERASA PENTING DAN DIBUTUHKAN. DIA MEMPERLIHATKAN KEIKLASAN DAN TENTU SAJA SETIA. SIKAP PENUH KETELADANAN BINATANG INI SUDAH JARANG KITA DITEMUI. DUNIA DIPENUHI ORANG-ORANG MUNAFIK, MENANG SENDIRI DAN PARA PENJILAT. www.lidahwali.com</strong><strong> </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=58&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/01/akankah-manusia-kalah-dengan-anjing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4251bc0de2369e1e33ecb314aef087ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhiyaulhaq2000</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>30 KEUTAMAAN DAN KEMULIAAN MEMBACA SHOLAWAT.</title>
		<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/01/mukjizat-sholawat/</link>
		<comments>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/01/mukjizat-sholawat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 15:43:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhiyaulhaq2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/01/mukjizat-sholawat/</guid>
		<description><![CDATA[1. Menaati perintah Allah SWT. Sebagaimana pengertian shalawat dalam Al-Qur`an surat Al-Ahzab (33) ayat 56, shalawat adalah doa yang ditujukan kepada Rasulullah saw sebagai bukti rasa cinta dan hormat kita kepadanya. Ia doa dari para malaikat, bahkan Allah SWT memerintahkan malaikat untuk mendoakan mereka yang bershalawat. Jika kita membaca shalawat, berarti kita menaati perintah Allah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=54&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Menaati perintah Allah SWT.<br />
Sebagaimana pengertian shalawat dalam Al-Qur`an surat Al-Ahzab (33) ayat 56, shalawat adalah doa yang ditujukan kepada Rasulullah saw sebagai bukti rasa cinta dan hormat kita kepadanya. Ia doa dari para malaikat, bahkan Allah SWT memerintahkan malaikat untuk mendoakan mereka yang bershalawat. Jika kita  membaca shalawat, berarti kita menaati perintah Allah SWT ini.<br />
2. Keselarasan Allah SWT dalam bershalawat atas Rasulullah saw. Namun, shalawat-Nya dan shalawat kita berbeda. Shalawat kita bermuatan doa dan permohonan, sedangkan shalawat Allah bermuatan pujian dan pengagungan.<br />
3. Keselarasan atas Malaikat-Nya dalam bershalawat. Shalawat dari Allah SWT berarti memberi rahmat bagi Rasul-Nya, sedangkan dari malaikat berarti memohon ampunan (istighfar) baginya. Sebagaimana dalam hadits<br />
riwayat An-Nasa`i, Rasulullah saw bersabda, “Malaikat Jibril datang kepadaku sambil berkata, “Sangat menyenangkan untuk engkau ketahui wahai Muhammad bahwa untuk satu shalawat dari seorang umatmu, akan kuimbangi dengan sepuluh doa baginya, dan sepuluh salam bagimu, akan kubalas dengan sepuluh salam baginya.”<br />
4. Memperoleh 10 shalawat dari Allah SWT. Berdasarkan hadits riwayat Muslim, Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” Itu berarti Allah SWT akan memberi sepuluh rahmat bagi orang yang bershalawat kepadaku, meski hanya satu kali.<br />
5. Derajatnya diangkat sepuluh derajat oleh Allah SWT.<br />
Sesuai hadits Rasulullah yang berbunyi, “Barangsiapa bershalawat satu kali saja, Allah akan memberi sepuluh rahmat sama dengan sepuluh derajat baginya.”<br />
6. Mendapatkan catatan sepuluh kebaikan. Diberikan sepuluh rahmat apabila bershalawat satu kali saja. Itu berarti sama dengan ditulis sepuluh kali kebaikan baginya.<br />
7. Sepuluh keburukan dihapus darinya. Membacakan satu kali saja shalawat akan mendapat sepuluh rahmat dari Allah SWT sekaligus dihapus sepuluh keburukannya.<br />
8. Apabila mengawali doa dengan shalawat, diharapkan  akan diijabah, karena shalawatlah yang akan mengantarkan doanya di sisi Allah SWT.<br />
9. Shalawat akan mendatangkan syafaat dari Rasulullah saw bagi yang membacanya. Hal ini apabila diiringi (dengan permintaan) wasilah kepadanya atau tanpanya.<br />
10. Menjadikan kifarat atau ampunan terhadap dosa.<br />
Ini jelas karena dengan bershalawat, sepuluh keburukan dihapuskan. Itu berarti menjadi kifarat yang menghapus dosa kita.<br />
11. Shalawat akan mencukupkan apa yang diinginkannya.<br />
Usaha dan doa yang terus-menerus akan memacu seorang hamba dalam pekerjaan dan kegiatannya. Oleh karena itu, biasanya orang yang sering bershalawat lebih<br />
rajin dalam mengusahakan apa yang diinginkannya.<br />
12. Shalawat menjadikannya seorang hamba dekat dengan Rasulullah saw pada Hari Kiamat kelak. Ini karena pembaca shalawat kelak akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah di akhirat. Itu berarti ia akan dekat dengan beliau.<br />
13. Shalawat merupakan bentuk sedekah bagi orang yang tidak mampu bersedekah.<br />
14. Shalawat menjadikannya dipenuhi hajat-hajatnya.<br />
Sama halnya seperti dalam penjelasan shalawat akan mencukupkan apa yang diinginkannya. Jika kita ikhlas bershalawat untuk Rasulullah, niscaya Allah<br />
akan memenuhi hajat-hajat kita.<br />
15. Shalawat menjadikan Allah SWT bershalawat untuk yang bershalawat kepada Rasulullah saw dan juga malaikat-malaikat-Nya.<br />
16. Shalawat merupakan zakat bagi yang bershalawat dan menyucikannya. Hakikat berzakat adalah menyucikan diri. Dengan bershalawat, seseorang telah menyucikan dirinya, karena sepuluh dosanya dihapuskan dan sepuluh kebaikan<br />
diberikan kepadanya.<br />
17. Shalawat akan memberikan kabar gembira tentang surga kepada seorang hamba yang melakukannya sebelum kematian.<br />
18. Shalawat akan memberikan keselamatan dari bencana pada Hari Kiamat nanti.<br />
19. Shalawat menjadikan Rasulullah saw menjawab shalawat dan salam dari umatnya yang bershalawat baginya.<br />
20. Shalawat menjadi pengingat apa yang menjadi lupa.<br />
Shalawat seperti shalat, yang berarti mengingat terus Allah SWT. Dengan bershalawat, kita akan diingatkan agar tidak melupakan-Nya, baik melalaikan shalat maupun perintah lainnya.<br />
21. Shalawat memberikan kebaikan pada suatu majelis dan penghuninya tidak akan mendapat kerugian pada Hari Kiamat.<br />
22. Shalawat dapat mencegah kefakiran. Shalawat yang dilantunkan terus-menerus mendorong seseorang untuk berbuat baik dan bersemangat dalam kehidupannya. Oleh karena itu, ia menjadi rajin dalam<br />
bekerja, yang tentunya mencegahnya dari kefakiran.<br />
23. Shalawat mencegah seorang hamba dari sifat kikir apabila ia bershalawat atas Rasulullah saw, saat namanya disebutkan di sisinya.<br />
24. Ia selamat dari panggilan “orang yang celaka atau binasa”. Sebuah panggilan yang ditujukan kepada yang meninggalkan shalawat untuk Rasulullah saw ketika<br />
namanya disebutkan.<br />
25. Shalawat mengantarkan seorang hamba ke jalan surga, sedangkan yang meninggalkannya telah salah dan menempuh jalan ke neraka.<br />
26. Shalawat menyucikannya dari kebusukan majelis apabila di dalamnya tidak terdapat zikir kepada Allah SWT dan Rasulullah saw. Itu karena memuji (Allah)<br />
dan bersyukur atas-Nya di dalamnya, serta bershalawat atas Rasulullah saw.<br />
27. Shalawat menjadikan sempurnanya kalam yang dimulai dengan pujian kepada Allah Swt dan shalawat atas Rasulullah saw.<br />
28. Shalawat menjadikan terangnya cahaya Allah bagi seorang hamba dalam menempuh jalan yang lurus.<br />
29. Dengan shalawat, seorang hamba diperkecualikan dari sikap kasar. Kebaikan akan selalu menyertainya dan terhindarkan dari segala keburukan.<br />
30. Shalawat menjadikan motif tetapnya adalah Allah SWT dalam memberikan pujian yang baik bagi Rasulullah saw. Hendaknya kita selalu bershalawat, kapan pun dan di mana pun kita berada. Bershawatlah dengan ikhlas hanya mengharapkan rahmat dan ridha-Nya, serta<br />
sebagai bukti tanda cinta sekaligus penawar rindu kepada Rasulullah saw. Dengan demikian, keutamaan, manfaat, dan mukjizat shalawat akan datang menjemput Anda,<br />
baik disadari maupun tidak. Anda akan mendapatkan perubahan yang positif dalam kehidupan sehari-hari. (dari Habib Abdullah Assegaf Lc MA &amp; Hj Indriya R Dani SE).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=54&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/09/01/mukjizat-sholawat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4251bc0de2369e1e33ecb314aef087ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhiyaulhaq2000</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGGAPAI MALAM KEMULIAAN RAMADHAN</title>
		<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/31/menggapai-malam-kemuliaan-ramadhan/</link>
		<comments>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/31/menggapai-malam-kemuliaan-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 16:01:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhiyaulhaq2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/31/menggapai-malam-kemuliaan-ramadhan/</guid>
		<description><![CDATA[“Sesunguhnya Kami telah menurunkannya (al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS Al-Qadr : 1-5). Malam kemuliaan tidak lain adalah malam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=53&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Sesunguhnya Kami telah menurunkannya (al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS Al-Qadr : 1-5).<br />
Malam kemuliaan tidak lain adalah malam lailatul qodr. Malam yang lebih baik dari 1.000 bulan atau sama dengan 83 tahun 4 bulan. Salah malam yang berada di bulan Ramadhan sebagaimana dalam firman Allah Surat Al Baqarah 184. Ibnu ‘Abbas Ra berkata: Allah menurunkan Al Quran keseluruhannya secara sekaligus dari Lauh Mahfuzd ke Baitul’lzzah (langit pertama) pada malam Lailatul Qodar. Kemudian diturunkan pula berangsur-angsur kepada Rosulullah SAW sesuai dengan konteks berbagai peristiwa selama 23 tahun.”<br />
Pada malam itu turun para malaikat dan malaikat jibril dengan ijin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar. Malam di mana pintu-pintu langit dibukakan, doa dikabulkan, segala takdir yang terjadi pada tahun ini ditentukan.<br />
Suatu hal yang perlu diperhatikan mengenai keistimewaan malam kemuliaan ini ialah, bahwa Allah memuliakan segenap manusia dengan cara menurunkan cahaya petunjuk pada malam itu. Karenanya, gelap kesesatan hilang sirna. Pada malam itu Allah menghidupkan hati manusia kalau mereka mau melakukan amal-amal yang saleh. Pada malam itu turun para malaikat dan termasuk juga Jibril.<br />
Satu lagi keistimewaan malam kemuliaan tersebut ialah, kalau peristiwa turunnya malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW membawa wahyu sudah berlalu, maka pada malam kemuliaan itu seakan-akan merupakan rekonstruksinya ataupun demi pembaharuan kesejahteraan bagi manusia. Apabila Jibril waktu itu turun dengan membawa wahyu dan syariat Islam, maka pada malam kemuliaan itu beliau turun lagi setelah mendapat izin dari Rabbnya untuk mengatur segala urusan yang berlaku setahun bagi penghuni bumi. Para malaikat pun ikut turun dengan membawa segenap kesejahteraan. Pada malam itu seolah-olah seluruh dunia tengah terjaga menyambut tanda-tanda kesejahteraan, kedamaian, kebajikan dan keselamatan.<br />
Dari Wailah Ra: Lailatul Qodar adalah malam yang terang benderang, tidak seberapa panas dan tidak seberapa dingin, tidak ada awan, tidak ada hujan, tidak berangin kencang, tidak ada bintang yang dilemparkan (meteor). Sebagian tanda pada siang harinya adalah matahari terbit tidak bersinar terang.” (HR Thabrani)<br />
Biasanya terdapat pada sepuluh malam terakhir pada bulan Ramadhan dan diharapkan pada malam-malam ganjil lebih kuat dari pada malam lainnya. Dari Ibnu Umar Ra bahwasannya beberapa sahabat Nabi SAW memimpikan Lailatul Qodar pada tujuh malam terakhir (dalam bulan Ramadhan); kemudian Rosulullah SAW bersabda: Aku perhatikan impianmu itu benar-benar tepat pada tujuh malam terakhir, maka barangsiapa yang ingin mencari Lailatul Qodar maka hendaklah ia bersungguh-sungguh pada tujuh malam terakhir dari Ramadhan.” (HR Muttafaqun ‘Alaih)<br />
Aisyah berkata: Rosulullah SAW selalu beriktikaf pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan serta bersabda: “Bersunguh-sungguhlah kamu sekalian mencari Lailatul Qodar pada sepeuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR Bukhari dan Muslim)<br />
Karena itu seorang muslim disunatkan mencari Lailatul Qodar pada malam bulan Ramadhan. Terlebih pada malam ganjil pada sepuluh hari terakhir sebagaimana dilakukan Rosulullah SAW.<br />
Dan senantiasa mengharap rahmat dan keberkahan dari Allah dan takut dari siksa-Nya memanfaatkan malam tersebut dengan sungguh-sungguh dengan membaca Quran, iktikaf di masjid, memperbanyak salat sunat, berdzikir, bertasbih, istighfar, memperbanyak sedekah, membaca sholawat nabi atau memperbanyak amalan. Agar Allah menerima ibadah, mengampuni dosa-dosa, merahmati dan mengabulkan doa kita.<br />
Rosulullah SAW bersabda: “Barangsiapa mendirikan salat pada Lailatul Qodar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Muttafaqun ‘Alaih).<br />
Aisyah Ra berkata: Wahai Rosulullah SAW, bagaimana pendapatmu bila aku tahu, malam Lailatul Qodar. Apakah kiranya yang aku baca? Rosulullah SAW bersabda: “Bacalah Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fuann (i.” (HR Nasai)<br />
 “Ya Allah, tolonglah kami untuk bisa melakukan ibadah pada malam kemuliaan. Berikan kepada kami berkat kebajikannya. Ampunilah kami. Terimalah permohonan kami agar Engkau berkenan membebaskan kami semua dari siksa neraka. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang maha mendengar dan yang maha mengabulkan do’a. Semoga shalawat dan salam sejahtera Allah senantiasa terlimpah bagi hamba dan Rasul-Nya yang mulia Muhammad SAW”.<br />
Rasulullah SAW bersabda: “Perangilah nafsu kamu dengan menahan lapar dan dahaga, karena pahalanya seperti pahala orang yang berjihad di jalan Allah dan tidak ada amalan yang disukai di sisi Allah daripada menahan lapar dan dahaga”. Wallahu a’lam.(*)<br />
AMALAN SEPULUH MALAM TERAKHIR</p>
<p>Aisyah Ra berkata: adalah Rosulullah SAW bila sudah memasuki sepuluh hari yang terakhir dari bulan Ramadhan mengikat sarungnya dengan erat, mengisi malamnya dengan beberapa ibadah dan membangunkan istrinya. (HR Muttafaqun ‘Alaih). Maksud mengikat sarung atau mengencangkan kainnya, beliau menjauhkan diri dari menggauli istri-istrinya. Diriwayatkan dari Anas Ra, bahwa Rosulullah SAW tidak kembali ke tempat tidurnya hingga bulan Ramadhan berlalu.<br />
Mandi antara Maghrib dan Isya. Ibnu Abi  Hatim meriwayatkan dari Aisyah Ra, Rosulullah SAW jika bulan Ramadhan seperti biasa tidur dan bangun. Dan manakala memasuki sepuluh hari terakhir beliau mengencangkan kainnya dan menjauhkan diri dari menggauli istri-istrinya serta mandi antara Maghrib dan Isya. Ibnu Jarir rahimakumullah berkata, mereka menyukai mandi pada setiap malam dari malam-malam sepeuluh hari terakhir. Di antara mereka ada yang mandi dan menggunakan wewangian pada malam-malam yang paling diharapkan di dalamnya turun lailatul Qodar untuk membersihkan diri.<br />
Menurut riwayat Muslim, adalah Rosulullah SAW bersungguh-sungguh dalam beribadah pada sepuluh hari yang terakhir dengan ibadah yang tidak dijalankan dengan sungguh-sungguh di bulan lain. Beliau mengkhususkan sepuluh hari terakhir itu dengan amal perbuatan ibadah yang tidak dijalankan pada bulan lain. </p>
<p>Anas Ra berkata, Rosulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah telah memberikan Lailatul Qodar pada umatku dan tidak memberikannya kepada umat sebelum umatku. (HR Addailami)<br />
Dari Ubadah bin Asshomit Ra, Rosulullah bersabda: “Carilah Lailatul Qodar pada malam sepuluh hari terakhir. Sebab sesungguhnya malam Lailatul Qodar jatuh pada malam yang ganjil, malam duapuluh satu, duapuluh tiga, duapuluh lima, duapuluh tujuh, duapuluh sembilan atau pada terakhir malam bulan Ramadhan. Barangsiapa yang mengisi malam tersebut dengan ibadah diserta keimanan dan bertujuan mencari ridho Allah maka diampuni  dosa yang telah lewat dan dosa yang akan datang.” (HR Thabrani). (SumberL Kitab Irsyadul &#8216;Ibad)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=53&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/31/menggapai-malam-kemuliaan-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4251bc0de2369e1e33ecb314aef087ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhiyaulhaq2000</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/30/43/</link>
		<comments>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/30/43/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 07:46:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhiyaulhaq2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/30/43/</guid>
		<description><![CDATA[AMBILLAH YANG BERSIH DARI TEMANMU DAN TINGGALKAN MANA YANG KERUH DARINYA KARENA UMUR MANUSIA TERLALU PENDEKUNTUK MENCELA ORANG LAIN<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=43&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>AMBILLAH YANG BERSIH DARI TEMANMU<br />
DAN TINGGALKAN MANA YANG KERUH DARINYA<br />
KARENA UMUR MANUSIA TERLALU PENDEKUNTUK MENCELA ORANG LAIN</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=43&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/30/43/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4251bc0de2369e1e33ecb314aef087ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhiyaulhaq2000</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ADAB-ADAB PERSAHABATAN</title>
		<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/29/adab-adab-persahabatan/</link>
		<comments>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/29/adab-adab-persahabatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 09:05:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhiyaulhaq2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/29/adab-adab-persahabatan/</guid>
		<description><![CDATA[“Tanyailah hatimu tentang kecintaan orang lain Itu adalah saksi yang tidak menerima suap Janganlah kamu tanyai mata tentan kecintaan itu Karena ia akan menunjukkan lain dari yang tersembunyi dalam hati.” 12 Adab Persahabatan sebagaimana dikutip dalam Kita Maroqil Ubudiyah: 1. Mengutamakan temannya dalam pemberian harta. 2. Menolong dengan jiwa dalam memenuhi kebutuhan atas kemauan sendiri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=42&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Tanyailah hatimu tentang kecintaan orang lain<br />
Itu adalah saksi yang tidak menerima suap<br />
Janganlah kamu tanyai mata tentan kecintaan itu<br />
Karena ia akan menunjukkan lain dari yang tersembunyi dalam hati.”</p>
<p>12 Adab Persahabatan sebagaimana dikutip dalam Kita Maroqil Ubudiyah:</p>
<p>1. Mengutamakan temannya dalam pemberian harta.<br />
2. Menolong dengan jiwa dalam memenuhi kebutuhan atas kemauan sendiri tanpa menunggu permintaan.<br />
3. Menyimpan rahasia yang disampaikan temannya kepadanya dan tidak menyampaikannya kepada orang lain sama sekali maupun kepada temannya yang paling akrab dan tidak menyingkapnya sekalipun setelah pemutusan hubungan dan mengalami kesehatan.<br />
4. Meyampaikan sesuatu yang menyenangkan berupa pujian orang kepada di samping menampakkan kegembiraan.<br />
5. Hendaknya ia memanggil temannya dengan nama yang paling disukainnya dan memujinya dengan menyebut kebaikannya yan ia ketahui karena hal itu termasuk sebab terbesar untuk menimbulkan kecintaan.<br />
6. Hendaklah ia memaafkan kesalahannya dalam agamanya karena melakukan maksiat atau kurang memenuhi hak persaudaraan, walaupun ia sanggup imbalannya karena sikap itu lebih besar pahalannya.<br />
7. Mendoakannya ketika berada sendirian di masa hidupnya dan sesudah matinya dengan segala yang disukainya bagi dirinya dan keluarganya.<br />
8. Tetap setia dalam mencintainya sampai mati terhadap ana-anaknya dan para kerabatnya setelah temannya meningalnya seperti sebelumnya. Karena cinta itu dimaksud untuk akhirat.<br />
9. Hendaklah ia berusaha meringankan dan tidak membebaninya dengan sesuatu yang memberatkan.<br />
10. Mendahului memberi salam kepadanya ketika berjumpa dengannya.<br />
11. Keluar dan menyambut serta mengantarkannya ketika temannya berdiri demi menghormatinya kecuali bila ia melarangnya.<br />
12. Diam ketika temannya berbicara hingga selesaikan bicaranya dan tidak mencampuri pembicaraanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=42&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/29/adab-adab-persahabatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4251bc0de2369e1e33ecb314aef087ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhiyaulhaq2000</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>WASIAT TUAN GURU IJAI MARTAPURA</title>
		<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/29/wasiat-tuan-guru-ijai-martapura/</link>
		<comments>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/29/wasiat-tuan-guru-ijai-martapura/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 03:05:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhiyaulhaq2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/29/wasiat-tuan-guru-ijai-martapura/</guid>
		<description><![CDATA[11 WASIAT KH ZAINI ABDUL GHONI (GURU IJAI) SEKUMPUL MARTAPURA - Menghormati ulama dan orang tua - Baik sangka terhadap muslimin - Murah hati - Murah harta - Manis muka - Jangan menyakiti orang lain, - Mengampunkan kesalahan orang lain - Jangan bermusuh-musuhan - Jangan tamak / serakah - Berpegang kepada Allah, pada Qobul segala [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=41&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>11 WASIAT KH ZAINI ABDUL GHONI (GURU IJAI) SEKUMPUL MARTAPURA<br />
- Menghormati ulama dan orang tua<br />
- Baik sangka terhadap muslimin<br />
- Murah hati<br />
- Murah harta<br />
- Manis muka<br />
- Jangan menyakiti orang lain,<br />
- Mengampunkan kesalahan orang lain<br />
- Jangan bermusuh-musuhan<br />
- Jangan tamak / serakah<br />
- Berpegang kepada Allah, pada Qobul segala hajat<br />
- Yakin keselamatan itu pada kebenaran www.lidahwali.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=41&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/29/wasiat-tuan-guru-ijai-martapura/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4251bc0de2369e1e33ecb314aef087ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhiyaulhaq2000</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MEMAKSIMALKAN PAHALA RAMADHAN</title>
		<link>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/28/memaksimalkan-pahala-ramadhan/</link>
		<comments>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/28/memaksimalkan-pahala-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 02:55:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhiyaulhaq2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/28/memaksimalkan-pahala-ramadhan/</guid>
		<description><![CDATA[“Bulan puasa sungguh engkau telah mencapai kemuliaan yang tinggi, dan engkau diagungkan di antara bulan-bulan. Wahai orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan, ini adalah bulan sucimu, di dalamnya Allah memperbolehkan kepadamu untuk memperoleh suatu keuntungan. Alangkah bahagianya orang yang taat pada Tuhannya dengan mendekatkan diri pada-Nya dan menjauhi apa yang diharamkannya. Sungguh kerusakan bagi orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=32&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Bulan puasa sungguh engkau telah mencapai kemuliaan yang tinggi, dan engkau diagungkan di antara bulan-bulan.<br />
Wahai orang-orang  yang berpuasa di bulan Ramadhan, ini  adalah bulan sucimu, di dalamnya Allah memperbolehkan kepadamu untuk memperoleh suatu keuntungan.<br />
Alangkah bahagianya orang yang taat pada Tuhannya dengan mendekatkan diri pada-Nya dan menjauhi apa yang diharamkannya.<br />
Sungguh kerusakan bagi orang yang durhaka di bulan Ramadhan. Dia memakan makanan yang haram dan berdurhaka.”</p>
<p>Berkah dan kebaikan yang terdapat dalam bulan Ramadhan sangat banyak. Mumpung baru sepekan berjalan Ramadhan 2009 ini, jangan sia-siakan untuk melakukan ibadah semaksimal mungkin, baik ibadah wajib maupun sunat. Melakukan kebaikan di bulan puasa pahalanya berlipat ganda, sebaliknya melakukan kemaksiatan dosanya juga dilipatgandakan. Tujuan puasa adalah takwa.<br />
Rosulullah SAW bersabda: Jibril datang kepadaku dan berkata “Wahai Muhammad, siapa yang menjumpai bulan Ramadhan dan ia tidak mendapat ampunan, maka jika mati ia masuk neraka. Semoga Allah menjauhkannya. Katakan: Amin! Aku pun mengatakan Amin.” (HR Khuzaimah dan Ibnu Hibban)<br />
Apa sebaiknya yang harus kita lakukan pada bulan puasa ini?<br />
1. Bersahur diwaktu akan puasa. Rosulullah SAW bersabda: “Makan sahur itu memberkahi, oleh karena itu janganlah meninggalkannya sekalipun seseorang di antaramu hanya dengan meminum seteguk air. Sesungguhnya Allah menurunkan rahmat dan malaikat memohon rahmat agar diberikan kepada orang-orang yang bersahur.” (HR: Ahmad).<br />
2. Bersiwak  pada pagi hari. Rosulullah SAW bersabda: “Sebaiknya perbuatan orang yang berpuasa adalah bersiwak.” (HR Baihaqi).<br />
3. Mensegerakan berbuka bila matahari telah terbenam dan mendahlukan berbuka sebelumnya melakukan salah maghrib. Dalam hadist Qudsi disebutkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rosulullah SAW bersabda Allah berfirman: Hamba-Ku yang paling Ku sukai adalah yang paling cepat kalau buka puasa. (HR Tirmidzi). Dalam berbuka sebaiknya mendahulukan dengan makan kurma, bila tidak ada sebaiknya dengan air putih.<br />
5. Jaga ucapan, penglihatan serta pendengaran dari hal yang haram. Seperti berbohong, ghibah, memfitnah, marah-marah atau emosi. Rosulullah SAW bersabda: “Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum.” (HR Bukhari).  Karena itu lebih baik tidur, jika memang tidak bisa menahan diri dari hal-hal yang haram atau makhruh. Juga menahan diri dari keinginan yang diperbolehkan, baik didengar, dilihat, diraba, dicium seperti bau harum.<br />
6. Memperbanyak amal kebaikan, terutama menjaga salah lima waktu dengan berjamaah. Memperbanyak membaca Al Quran (bagi yang sudah bisa secara benar, yang belum bisa dengan cara membaca terjemahannya saja), berdzikir, berdoa, istighfar, serta membaca sholawat nabi.<br />
7. Memperbanyak sedekah kepada anak yatim, fakir miskin serta orang-orang yang berhak menerima sedekah. Dari Ibnu ‘Abbas ra berkata, Rosulullah SAW adalah orang yang paling pemurah lebih-lebih dalam bukan ramadhan, bulan di mana beliu selalu ditemui Jibril<br />
8. Memperbaiki hubungan kepada tetangga serta mempererat hubungan sanak kerabat.<br />
9. Menjalankan shalat Tarawih pada malam hari.  Dari Abu Hurairah ra bahwasannya Rosulullah SAW bersabda: Barang siapa yang mengerjakan salat sunah pada malam bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan hanya mengharap pahala kepada Allah maka diampunilah dosanya yang telah lampau. (HR Bukhori dan Muslim). Bilangan rokaat dalam salat taraweh tidak ada batasnya.<br />
10. Memperbanyak Iktikaf di Masjid, terutama pada 10 hari terakhir malam Ramadhan. Aisyah berkata, adalah Rosulullah SAW bila sudah memasuki hari yang terakhir dari bulan Ramadhan mengikat sarungnya dengan erat mengisi malamnya dengan beberapa ibadah dan membangunkan istrinya. (HR Bukhori dan Muslim).<br />
11. Memberi buka orang yang berpuasa. Dari Zaid bin Khalid, Rosulullah SAW bersabda: “Barangsiapa memberi maka orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi sedikitpun pahalanya. (HR Ahmad dan Tirmidzi).<br />
Doa ketika hendak berbuka puasa:<br />
Allahumma laka shumtu wabika amantu wa’la rizqika afthartu birahmatika ya arhamarahimiin.<br />
“Ya Allah untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rizki-Mu aku berbuka, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakkal, kepada rahmat-Mu aku mengharapkan dan kepada-Mu aku bertaubat. Telah hilang kehausan, dan basah kembali urat-urat dan pahala telah tetap di sisi Allah, Insya Allah Ta’ala.”  ***</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhiyaulhaq2000.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhiyaulhaq2000.wordpress.com&amp;blog=8974001&amp;post=32&amp;subd=dhiyaulhaq2000&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhiyaulhaq2000.wordpress.com/2009/08/28/memaksimalkan-pahala-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4251bc0de2369e1e33ecb314aef087ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhiyaulhaq2000</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
